LATAR BELAKANG

Persaudaraan Pekerja Anarko Sindikalis (PPAS) adalah sebuah organisasi pekerja Anarko Sindikalis yang berdiri pada tahun 2016. Berangkat dari pemahaman Anarko Sindikalisme yang meletakkan kedaulatan penuh akan aspek produksi dalam perlawanannya terhadap kapitalisme global, maka PPAS mengambil jalur desentralisasi kekuasaan pada individu-individunya dengan tidak membangun struktur terpusat dan terkonsentrasi yang berdasarkan pengalaman gerakan buruh (serikat) umumnya yang sangat rawan meredam radikalisme aksi melalui para elitnya. Para pekerja yang PPAS maksudkan terus disesuaikan dengan kondisi dunia kerja yang kini semakin kompleks dengan berbagai ragam profesi dan membuat jurang dalam kelas pekerja itu sendiri. PPAS percaya bahwa, bahkan para non pekerja yang terdampak oleh aspek produksi dunia pekerja (contoh: calon pekerja atau pelajar atau mahasiswa, dan juga pengangguran), adalah juga bagian dari pergerakan Anarko Sindikalisme modern. Setiap latar memiliki keunikan permasalahan dan potensi yang selayaknya bergerak merancang lalu memicu revolusi melalui metode aksi langsung dalam berbagai bentuk yang memungkinkan dan diperlukan, secara bersama-sama demi memenangkan pertarungan posisi untuk penguasaan alat produksi, atas tujuan kesejahteraan umat manusia menuju tatanan dunia tanpa kelas.

METODE

Agitasi dan Propaganda
Melalui berbagai media, baik secara cetak maupun secara online, PPAS menyediakan serta terus memperkenalkan Anarko Sindikalisme secara lebih luas kepada masyarakat umum.

Pendidikan
PPAS membuka ruang diskusi dan belajar setara dengan tema-tema kelas pekerja, dunia kerja, kapitalisme dan tentunya Anarko Sindikalisme itu sendiri baik terfokus, populer serta rutin.

Pengorganisasian dan Jejaring
PPAS memperbanyak afiliasi mandiri dengan beberapa organisasi maupuindividu dari berbagai bidang pekerjaan, terutama di tingkatan lokal denganmenjabarkan pentingnya Sindikalisme sebagai sebuah jalan hidup. PPAS jugmendampingi organisasi maupun individu dalam melawan kesewenangwenangan yang mereka hadapi di tempat kerja tanpa mempengaruhi otonomdari mereka serta menawarkannya dengan menjunjung kesukarelaan melalusudut pandang keminatan dan kebutuhannya.  Organisasi-organisasi pekerja, kelompok pergerakan sosial, dan individu yanberjejaring dengan PPAS umumnya adalah mereka yang mempunyai kesamaandalam ideologi, strategi, dan juga taktik dengan apa yang PPAS pegang.

PRINSIP KERJA DAN NILAI-NILAI

Desentralisasi
PPAS memiliki prinsip desentralisasi, yang mana berarti kebalikan dari membangun kekuasaan ataupun kekuatan secara terpusat. Tiap-tiap bagian wilayah PPAS mempunyai otonomnya masing-masing dalam menentukan kebutuhannya. Setiap keputusan yang diambil di tiap-tiap bagian wilayah harus dibangun dari bawah ke atas, bukan sebaliknya.

Kesetaraan
Tiap-tiap individu, kelompok afiliasi dan bagian wilayah PPAS memiliki kesetaraan dalam hal apapun di organisasi sesuai dengan lingkupnya masingmasing.

Aksi Langsung
Aksi langsung merupakan kekhasan dalam gerakan Sindikalisme untuk menekan kompromi seminimal mungkin dengan para pemilik modal, para bos dan juga negara. Aksi langsung termasuk mogok massal, mogok liar, boikot, dan bahkan sabotase sudah bukan saja sebuah metode gerakan melainkan prinsip yang menyatu dalam pergerakan ini demi mencapai hasil yang nyata tanpa basa-basi.

Internasionalisme
Perjuangan untuk membebaskan kelas pekerja dari kapitalisme dan negara hanya dapat terjadi apabila dilakukan secara internasional. PPAS menolak gagasan-gagasan nasional dan lebih memilih solidaritas internasional.  Dalam praktik nyata, PPAS mendukung perjuangan lokal dari organisasi Anarko Sindikalis di tempat lain dan begitupun sebaliknya. Hal ini khususnya dapat terlihat dalam perjuangan melawan perusahaan multinasional yang memiliki bisnis di berbagai negara, yang mana perusahaan tersebut akan mendapat perlawanan dari banyak organisasi-organisasi Anarko Sindikalis di bermacam negara secara bersamaan. Membangun gerakan antar wilayah dan bangsa berarti membangun gerakan global untuk kemenangan dalam penghancuran kapitalisme.

Solidaritas dan Gotong Royong
PPAS mendukung setiap perjuangan di tempat kerja dan juga komunitas. Solidaritas dan gotong royong merefleksikan ide bahwa setiap orang harus bekerjasama dan membutuhkan satu sama lain. Tanpa solidaritas, kemenangan-kemenangan kecil ataupun perubahan sosial yang lebih luas sangat tidak mungkin dapat terjadi.

Kemandirian
PPAS berupaya membangun unit-unit ekonomi non-kapitalistik yang menghisap serta mengumpulkan keragaman dan kekayaan demi berjalannya kelompok secara tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka melalui mekanisme formal atau non-formal. Keuangan PPAS didapat dari iuran para anggotanya sendiri dan bersifat tidak dipaksakan. PPAS menolak untuk mendapatkan subsidi dari para bos, organisasi para pemodal, partai politik dan juga negara beserta institusinya.

Penolakan Terhadap Kapitalisme dan Negara
PPAS adalah organisasi independen – baik secara finansial, politik dan organisasi – dan tidak bergantung pada kepentingan politik dan bisnis negara dan kapital. Hal ini karena perjuangan melawan kapitalisme dan negara harus ditentukan sendiri oleh organisasi akar rumput sehingga tidak membiarkan kepentingan-kepentingan tersebut mempengaruhi perjuangan. Pekerja dan pemodal tidak memiliki kesamaan. PPAS melawan bentuk kolaborasi antar pekerja dan bosnya seperti serikat pekerja yang birokratis dan skema lainnya. Dalam perjuangan di tempat kerja, kemenangan-kemenangan yang di dapat mungkin berhubungan dengan tuntutan material yang konkret, namun pada dasarnya tujuan utama dari sindikalis adalah untuk menggantikan sistem kapitalisme dan negara dengan masyarakat yang setara dan mandiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s